Lomba Pidato Bahasa Indonesia Se-JaTim

0
01.45
Kumpulan Da’i Tebuireng (Kudaireng) mengadakan “Lomba Pidato Bahasa Indonesia-Jawa” se-Jawa Timur. Kegiatan yang berlangsung di halaman Pesantren Tebuireng Jombang tersebut diikuti 144 peserta dari berbagai pondok pesantren. 
Pada perlombaan Kamis (12/2) tersebut, panitia menerapkan tiga sistem penilaian yaitu keterampilan bahasa, isi, dan gaya penyampaian. Dalam durasi waktu lima menit, perserta harus bisa menyampaikan materi dengan lugas, padat, dan tepat sasaran kepada pendengar.
Menurut Ketua Umum Kudaireng Ahmad Azmi Ahsantu Dhoni (16), dengan perlombaan semacam itu diharapkan mendorong semangat dakwah pemuda-pemudi Islam. 
“Dan lomba ini membuat semua santri yang ada di Jawa Timur bisa lebih percaya diri dalam berdakwah karena semua santri pastinya akan ditunjuk oleh masyarakat untuk berdakwah”, ungkap santri asal Garut, Jawa Barat, tersebut.  
Umi Azizah (15), peserta dari Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambak Beras Jombang, mengatakan, bahwa motivasinya mengikuti lomba ini adalah mencari pengalaman di dunia dakwah. 
Untuk lomba-lomba selanjutnya, ia mengusulkan supaya kategori juara lomba putra dan putri dijadikan terpisah. Ia berkaca pada juara lomba pidato tahun lalu yang didominasi pria. “Kalau kayak gitu bisa tidak seimbang, ya harusnya bedain aja!” pintanya. 

Kudaireng didirikan pada tahun 2008 oleh Ust. Asep. Perkumpulan tersebut bertujuan mengatasi krisis kompetensi da’i di Indonesia.
Sumber: NU Online
Continue reading →

Makna Lambang KUDAIRENG

0
01.34
1)      Tasbih & 3 Menaramengilustrasikan bahwa da’i harus membentengi diri dengan dzikir & berpegang teguh pada islam, iman, ihsan
2)      5 Kubah masjid menandakan tentang lima rukun islam
3)      5 Bintang bermakna tauladan da’i yakni Rasulullah & Keempat Khulafa’urrasyidin
4)      Lingkaran Bermakna da’i harus tegas dalam pendirian dan bermental militan
5)      Kitab-kitab bermakna sebagai rujukan yang banyak bagi da’i dalam berdakwah
6)      2 Sayap berarti mengembangkan & mempertinggi prestasi
7)      Pohon Rotan yang tinggi melambangkan cita-cita yang tinggi & tidak mudah patah layaknya rotan
8)      Bumi adalah tempat para da’i berpijak dalam berdakwah
9)      Laut melambangkan bahwa da’i harus berwawasan luas dan mendalam
10)  Pita menunjukkan nama organisasi yakni KUDAIRENG
Continue reading →

Berbakti Kepada Orang Tua

0
02.30
السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
الحمدلله رب العالمين والصلاة والسلام على اشرف الانبياء والمرسلين ، سيدنا محمد وعلى اله وصحبه اجمعين

Alhamdulillah wasyukrulillah dan sholawat serta salam semoga tetap tercurahkan kepada junjungan Nabiyyullah Muhammad. Siapa kanjeng Nabi Muhammad itu....? seorang laki-laki yang gagah berani yang relah bermandikan darah, bersimbah pedang, berhujanan anak panah, demi menegakkan kalimat taukhid;
لااله الا الله محمد الرسول الله
Siapa lagi kalau bukan anak kebanggaan Abdullah, mempunyai istri yang bernama Siti Aminah, yang mempunyai buah hati bernama “ Muhammad Rasulullah”
Hadirin yang di rahmati Allah.
Sebagai orang muslim kita wajib berbakti kepada orang tua sebagai mana Firman Allah;
قال الله تعالى : وعبدوا الله ولاتشركوا به شيئا وبالوالدين احسنا
Sembahlah Allah dan janganlah kamu mempersekutukan-Nya dengan sesuatupun dan berbuat baiklah kepada dua orang tua.
Kalau kita hitung betapa banyak nikmat Allah yang di berikan kepada kita dan betapa banyak jasa orang tua kepada kita.
قال الله تعالى :   وان تعدوا نعمعة الله لا تحصوها
“Jika kalian menghitung nikmat Allah yang diberikan kepada manusia,maka kalian tidak akan mampu menghitungnya”

Saat hamil, ibu selalu dalam kepayahan karena mengandung kita, sementara bapak bekerja siang dan malam demi kehidupan keluarga, itulah bentuk kasih sayang orang tua kepada kita.
جاء رجل الى رسول الله فقال يارسول الله من احق الناس بحسن صحابتى ؟ قال : "امك" قال ثم من ؟ قال "امك" قال ثم من ؟ قال : "امك" قال ثم من ؟ قال : "ابوك"
Suatu hari ada sahabat bertanya kepada Rasulullah SAW. “Ya Rasul, siapakah yang patut memperoleh penghormatan yang terbaik....?”
Sabda Rasulullah : “Ibumu !”
“Lalu siapa lagi ya Rasul...?”
Rasulullah menjawab denga jawaban yang sama: “Ibumu !”
“Lalu siapa lagi ya Rasul...?” kata Rasulullah : “Ibumu !” sampai tiga kali Rasul menjawab, ibumu.
“Lalu siapa ya Rosul....?”, setelah itu Rosul menjawab, “Ayahmu”
Betapa mulianya seorang ibu sampai-sampai Rasul menjawab tiga kali “Ibumu”  Rasul juga bersabda :
الجنة تحت اقدام الأمهات
“Surga terletak di bawah telapak kaki ibu”
Hadirin yang di rahmati Allah
Karena itulah,barang siapa yang durhaka kepada orang tua,niscaya Allah akan menyiksanya di dalam neraka. Duuuh, panasnya, panasnya api neraka ratusan kali lipat dibanding api di dunia. Betul..??? Nah, oleh karena itu kita sebagai generasi sholeh dan sholihah, mari kita berbakti dan selalu mendo’akan orang tua.
اللهم اغفرلي ولوالدي وارحمهما كماربياني صغيرا
استغفرالله رب البرايا          استغفرالله من الخطايا
رب زدني علما نافعا                ووفقني عملا صالحا
Yaa  Allah gusti, hambamu ini
datang kemari, tuk menuntut ilmu
tunjukkanlah kami kejalan ridhomu
hamba tersimpuh memohon ridhomu 2x

وبالله التوفيق والهداية
والسلام عليكم ورحمة الله وبر كاته

Continue reading →

Selayang Pandang

0
00.22
Di tengah hiruk pikuk kehidupan yang berkembang, sering kali kita jumpai para mubaligh atau tokoh ulama yang salah kaprah dalam berdakwah. Dengan demikian, sudah saatnya dari kalangan pemuda atau lebih utamanya kaum sarungan (santri) untuk turut andil dalam berdakwah. Oleh karena itu, Da’i muda dari Pondok Pesantren Tebuireng Jombang mendirikan suatu organisasi da’i yang berbekal pengetahuan agama serta keilmuan yang mumpuni. Sehingga ketika terjun di masyarakat tidak terjadi ngawurisasi dalam hal penyampaian.  
Kudaireng (Kumpulan Da’i Tebuireng), berdiri pada tahun 2008 yang didirikan oleh Ustadz Asep Kurniawan, M.HI. dkk. Terjadi dialektika pada saat itu, mengenai nama yang pas untuk organisasi da’i santri pada saat itu. Celetuk  salah satu anggota da’i Tebuireng angkatan pertama, yang bernama Mirwansah asal Aceh, “Bagaimana kalau kumpulan ini kita beri nama KUDAIRENG Ustadz?”. Ustad Asep pun menjawab, “Apa itu KUDAIRENG?”. KUDAIRENG adalah singkatan dari (Kumpulan Da’i Tebuireng). Pada saat itu juga Organisasi Da’i Santri Tebuireng resmi dengan nama “KUDAIRENG”.
Alasan beliau mendirikan organisasi yang bernuansa da’wah adalah, untuk menggagas pemuda masa depan, khususnya para santri Pesantren Tebuireng yang berbekalkan ilmu agama dan pengetahuan yang mumpuni.
Mengingat nama Pesantren Tebuireng yang telah lama besar di kalangan masyarakat Indonesia, bahkan sudah mendunia, sangat memalukan jika alumni atau santrinya sendiri tidak bisa berdakwah atau memberi sumbangsih terhadap masyarakat sekitar. 
Lembaga yang didirikan pada tahun 2008 merupakan lembaga kecil kecilan. Yang awalnya hanya beranggotakan 17 orang (2008), namun saat ini lembaga ini sudah dikenal oleh para santri dan sekarang lembaga ini beranggotakan hampir 200 santri pada tahun 2013 dan sekarang ( 2014 ) beranggota mencapai 450 santri. termasuk anggota KUDAIRENG Putri
Continue reading →